Marhaban yaa Ramadhan, selamat datang bulan penuh keberkahan.
sahabat muslimah yang dirahmati Allah, senang rasanya sebentar lagi insya Allah kita akan berjumpa kembali dengan Ramadhan.
Hirik-pikuk kesyaduhan kita beribadah dan beramal sholeh di bulan ramadhan sudah menanti, lantas bagaimanakah saat haidh datang dihari puasa.?
Bagaimanakah hukum Haidh Datang Di Hari Puasa
“Bukankah wanita jika haidh tidak shalat dan tidak puasa?” (HR. Bukhari no. 304 dan Muslim no. 79).
Para ulama sepakat , puasa menjadi tidak sah jika mendapati haidh dan nifas. Jika haidh dan nifas didapati di pertengahan siang, puasanya batal.” (Kifayatul Akhyar, hal. 251).
Dalam hal ini ada beberapa point penting :
1.Jika wanita mengalami haidh di siang hari puasa, puasanya batal. Wanita tersebut tidak perlu meneruskan puasanya hingga Maghrib.
Namun hendaklah ia tidak terang-terangan berbuka di hadapan orang lain, terutama anak-anak.
2.Jika wanita yang mengalami haidh suci di siang hari puasa, tidak masalah untuknya makan dan minum pada hari itu.
Jika suaminya yang tidak berpuasa karena safar pulang lantas mengajak hubungan intim (setelah istri mandi besar), ia boleh melayaninya.
Catatan: suami tidak berpuasa karena ada udzur syar’i.
3.Jika wanita suci sebelum masuk Fajar Shubuh dan ia berniat untuk puasa, maka sah puasanya walau mandinya telat setelah masuk Shubuh.
Demikian pendapat mayoritas ulama. Asalkan ia segera mandi dan melaksanakan shalat Shubuh. (Lihat bahasan Syaikh Abu Malik dalam Fiqhus Sunnah lin Nisa’, hal. 277).
(dari beberapa sumber)
Semoga bermanfaat.








No comments: